Pada Intinya :
1. Dengan ribuan dapur aktif dan puluhan ribu supplier, transaksi pembelian bahan baku, distribusi, serta operasional terjadi setiap hari dalam jumlah besar. Hal ini memperlihatkan bagaimana MBG turut mendorong perputaran ekonomi desa secara signifikan
2. Peningkatan skala usaha juga menuntut pengelolaan administrasi dan keuangan yang lebih profesional. Volume transaksi yang tinggi memerlukan pencatatan yang rapi, terstruktur, serta mudah dipantau Software akuntansi Accurate Online Solusinya
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi nasional, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi desa. Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 199 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah menjadi pemasok bahan makanan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan jumlah ini diproyeksikan terus meningkat.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa kontribusi koperasi desa akan terus diperkuat agar manfaat ekonomi program MBG semakin luas dirasakan masyarakat.
61 Ribu Lebih Supplier Terlibat dalam Program MBG
Secara keseluruhan, terdapat 61.857 supplier yang terlibat dalam program MBG. Komposisinya didominasi oleh pelaku usaha skala kecil dan menengah.
Dominasi UMKM dan Perorangan
– UMKM: 26.899 supplier
– Perorangan: 26.703 supplier
Jumlah ini menunjukkan bahwa sektor usaha rakyat menjadi tulang punggung distribusi bahan pangan dalam program MBG.
Peran Koperasi dan BUMDes
– Koperasi: 7.098
– BUMDes: 806
– BUMDesMa: 82
– Kopdes Merah Putih: 199
Keterlibatan koperasi desa menjadi indikator bahwa MBG turut memperkuat ekonomi lokal melalui rantai pasok berbasis masyarakat.
Infrastruktur Dapur MBG Terus Bertambah
Selain jumlah supplier yang besar, infrastruktur dapur MBG juga berkembang pesat. Saat ini, lebih dari 5.203 bangunan merupakan dapur baru yang dibangun khusus untuk mendukung operasional program.
Alih Fungsi Bangunan untuk SPPG
BGN mencatat sejumlah bangunan yang dialihfungsikan menjadi dapur MBG, antara lain:
– 4.911 rumah tinggal
– 2.816 toko
– 1.686 gudang
– 1.244 rumah makan
– 131 hotel
– 462 bekas lapangan futsal
– 92 showroom motor dan mobil
Variasi bangunan ini menunjukkan luasnya implementasi program MBG di berbagai daerah.
Perputaran Ekonomi Desa dan Tantangan Administrasi
Dengan ribuan dapur aktif dan puluhan ribu supplier, transaksi pembelian bahan baku, distribusi, serta operasional terjadi setiap hari dalam jumlah besar. Hal ini memperlihatkan bagaimana MBG turut mendorong perputaran ekonomi desa secara signifikan.
Namun, peningkatan skala usaha juga menuntut pengelolaan administrasi dan keuangan yang lebih profesional. Volume transaksi yang tinggi memerlukan pencatatan yang rapi, terstruktur, serta mudah dipantau.
Dalam konteks ini, penggunaan sistem akuntansi digital seperti Accurate Online dapat membantu koperasi dan UMKM dalam:
– Pencatatan dan Pengelolaan Keuangan yang Lebih Efisien
– Mencatat transaksi pembelian dan penjualan secara real-time
– Mengelola persediaan bahan makanan dengan lebih akurat
– Mengontrol arus kas dan hutang usaha
– Menyusun laporan keuangan secara otomatis
Dengan sistem yang tertata, pelaku usaha dapat lebih fokus pada operasional dan pelayanan, sekaligus menjaga kesehatan finansial usahanya.
Langganan Accurate Online melalui www.penjualanonline.id dengan tim expert berpengalaman respon cepat dan ramah dalam pelayanan
KLIK DISINI Untuk Langganan Accurate




