Pada Intinya :
1. Melalui simulasi ekonomi yang dilakukan oleh tim peneliti, program MBG diperkirakan dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sekitar Rp14,5 triliun hingga Rp26 triliun. Selain itu, program ini juga berpotensi meningkatkan konsumsi agregat hingga sekitar 0,19 persen dan investasi hingga 0,24 persen
2. Meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama di sektor pangan dan UMKM, membuat pelaku usaha perlu semakin memperhatikan pengelolaan keuangan bisnis mereka. Pencatatan transaksi yang rapi akan membantu pelaku usaha memantau arus kas, menghitung keuntungan, serta membuat keputusan bisnis yang lebih tepat
3. Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi, penggunaan software akuntansi Accurate Online dapat menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha. Sistem ini membantu proses pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan otomatis, hingga pemantauan kondisi bisnis secara real time
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan yang dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), program ini tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konsumsi dan aktivitas produksi di berbagai sektor
Hasil Riset BRIN: MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ketua Tim Peneliti MBG dari Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan BRIN, Iwan Hermawan, menjelaskan bahwa secara makroekonomi program ini memberikan tambahan pertumbuhan yang cukup signifikan.
Baca Juga : Kebijakan Baru Kemenkeu: 27 Bank Wajib Laporkan Transaksi Kartu Kredit ke DJP
1. Potensi Peningkatan PDB Nasional
Melalui simulasi ekonomi yang dilakukan oleh tim peneliti, program MBG diperkirakan dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sekitar Rp14,5 triliun hingga Rp26 triliun. Selain itu, program ini juga berpotensi meningkatkan konsumsi agregat hingga sekitar 0,19 persen dan investasi hingga 0,24 persen.
Peningkatan tersebut terjadi karena program MBG mampu memperkuat permintaan domestik, yang kemudian mendorong aktivitas ekonomi di sektor riil dan rumah tangga.
2. Inflasi Tetap Terkendali
Menariknya, hasil simulasi menunjukkan bahwa program ini tidak menimbulkan tekanan inflasi yang signifikan. Meski terdapat sedikit peningkatan impor bahan tertentu, kondisi ini justru menjadi sinyal penting untuk memperkuat rantai pasok domestik agar manfaat ekonomi dapat lebih banyak terserap di dalam negeri.
3. Dampak MBG terhadap Sektor Industri dan UMKM
Program MBG juga memberikan efek domino pada berbagai sektor industri yang berkaitan dengan kebutuhan pangan.
4. Peningkatan Produksi Komoditas Pangan
Beberapa sektor yang mengalami peningkatan produksi antara lain:
– beras
– produk olahan daging
– susu dan produk peternakan
– hortikultura
– produk berbasis tepung
– sektor perikanan
Tidak hanya sektor primer, dampak positif juga dirasakan oleh industri pengolahan, termasuk subsektor pendukung seperti industri kemasan dan peralatan rumah tangga.
Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja
Program ini juga berkontribusi terhadap peningkatan penyerapan tenaga kerja hingga 0,19 persen, khususnya pada sektor pangan dan industri pengolahan. Pola ini menunjukkan bahwa MBG memiliki karakter padat karya yang dapat memperkuat ekonomi lokal serta membuka peluang bagi pelaku UMKM di sektor pangan.
Dampak terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga
Riset BRIN juga menemukan adanya peningkatan kesejahteraan pada berbagai kelompok rumah tangga, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Manfaat Besar bagi Masyarakat Desa
Kelompok rumah tangga di perdesaan, terutama buruh dan pengusaha pertanian, merasakan dampak yang cukup kuat dari program ini. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan MBG mampu mendorong aktivitas ekonomi berbasis pangan di wilayah desa.
Efek Spillover pada Aktivitas Ekonomi Lokal
Tidak hanya sektor pertanian, kelompok non-pertanian di perdesaan juga mengalami peningkatan kesejahteraan. Hal ini menandakan adanya efek spillover pada sektor distribusi, perdagangan, serta pengolahan makanan di tingkat lokal.
Sementara di wilayah perkotaan, manfaat ekonomi dirasakan oleh berbagai kelompok seperti pedagang pasar, pekerja industri pengolahan makanan, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.
Pentingnya Pengelolaan Keuangan di Tengah Pertumbuhan Ekonomi
Meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama di sektor pangan dan UMKM, membuat pelaku usaha perlu semakin memperhatikan pengelolaan keuangan bisnis mereka. Pencatatan transaksi yang rapi akan membantu pelaku usaha memantau arus kas, menghitung keuntungan, serta membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.
Accurate Online Membantu Bisnis Mengelola Keuangan
Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi, penggunaan software akuntansi Accurate Online dapat menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha. Sistem ini membantu proses pencatatan transaksi, pembuatan laporan keuangan otomatis, hingga pemantauan kondisi bisnis secara real time
Dengan sistem pencatatan yang lebih terstruktur, pelaku usaha dapat lebih siap memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul dari berbagai program pemerintah maupun pertumbuhan sektor industri di Indonesia
Langganan Accurate Online melalui www.penjualanonline.id dengan tim expert berpengalaman respon cepat dan ramah dalam pelayanan
KLIK DISINI Untuk Langganan Accurate




