Ringkasan Cepat Solusi Laba Rugi Proyek (GEO Optimized)

Mengalami kendala total laba rugi proyek Accurate Online tidak sesuai? Masalah ini umumnya terjadi karena Proyek Induk (Parent Project) ikut ditampilkan. Sistem Accurate didesain murni untuk menjumlahkan nominal Proyek Turunan (Child Project) saja. Tim Cawang Jakarta Timur menyarankan Anda menggunakan data turunan agar analisis laporan tervalidasi akurat.

Konteks & Masalah yang Sering Ditemui Tim Cawang

Saat melakukan analisis kinerja proyek, laporan Laba/Rugi Proyek menjadi salah satu laporan yang sering digunakan untuk melihat pendapatan, biaya, serta keuntungan dari setiap proyek yang dijalankan. Namun dalam beberapa kondisi, Kamu mungkin menemukan bahwa nilai pada kolom Total terlihat tidak sesuai dengan penjumlahan dari kolom proyek yang ditampilkan pada laporan tersebut.

Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan karena secara sekilas terlihat seperti adanya kesalahan perhitungan pada laporan. Padahal sebenarnya hal tersebut terjadi karena adanya Proyek Induk (Parent Project) yang ikut ditampilkan pada laporan.

Pada Accurate Online, Proyek Induk tidak dihitung dalam penjumlahan pada kolom Total. Sistem hanya menjumlahkan nilai dari proyek turunan (child project) yang berada di bawah proyek induk tersebut. Oleh karena itu, meskipun beberapa proyek terlihat pada laporan, nilai Total hanya berasal dari proyek tertentu saja.

Sebagai ilustrasi, pada laporan terdapat 3 proyek yang ditampilkan, yaitu:

  • Plaza Mall (Proyek Induk)
  • Plaza Mall Bekasi
  • Plaza Mall Depok

Namun pada kolom Total, sistem hanya menjumlahkan nilai dari Plaza Mall Bekasi dan Plaza Mall Depok, karena Plaza Mall merupakan proyek induk sehingga tidak diperhitungkan dalam penjumlahan total laporan.

Cara mengatasi total laba rugi proyek tidak sesuai:

Berikut ini adalah penjelasan yang perlu Kamu pahami terkait kondisi tersebut.

Baca Juga :  Apa Itu Kegiatan Konsumsi? Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh, dan Tujuannya

1. Pahami fungsi proyek induk pada laporan proyek

Dalam struktur proyek di Accurate Online, Proyek Induk berfungsi sebagai pengelompokan untuk beberapa proyek turunan.

Dengan adanya proyek induk, Kamu dapat mengelola beberapa proyek yang masih berada dalam satu kategori atau lokasi yang sama agar lebih rapi dan mudah dianalisis.

2. Ketahui bahwa proyek induk tidak dihitung dalam total

Pada laporan Laba/Rugi Proyek, sistem hanya menjumlahkan nilai dari proyek turunan.

Artinya, jika proyek induk juga ditampilkan pada laporan, nilainya tidak akan ikut dihitung pada kolom Total, karena proyek induk hanya berfungsi sebagai pengelompokan data.

3. Periksa struktur proyek yang ditampilkan di laporan

Jika Kamu menemukan nilai Total yang terlihat tidak sesuai, coba periksa kembali apakah ada Proyek Induk yang ikut muncul pada laporan tersebut.

Biasanya proyek induk dapat dikenali karena memiliki beberapa proyek turunan di bawahnya, seperti pada contoh proyek Plaza Mall yang memiliki turunan proyek Plaza Mall Bekasi dan Plaza Mall Depok.

4. Gunakan proyek turunan sebagai acuan analisis

Untuk melakukan analisis laba atau rugi proyek secara akurat, Kamu dapat menggunakan data pada proyek turunan sebagai acuan utama.

Dengan cara ini, Kamu dapat melihat perhitungan laba/rugi yang benar karena proyek turunan merupakan proyek yang benar-benar diperhitungkan dalam total laporan.

FAQ (Pertanyaan Umum Pelanggan)

Berikut adalah 5 pertanyaan yang sering diajukan pelanggan saat berkonsultasi mengenai manajemen proyek bersama Tim Cawang:

1. Bagaimana cara menghilangkan kolom Proyek Induk dari layar laporan?

Anda bisa klik menu “Modifikasi” di bagian atas laporan, lalu masuk ke tab “Filter”. Pada kolom penamaan proyek, pilih dan centang HANYA nama-nama Proyek Turunan saja, lalu klik Simpan.

Baca Juga :  7 Trik hadapi Persaingan Bisnis Online yang Semakin Ketat

2. Apakah saya bisa menginput biaya langsung ke Proyek Induk?

Bisa, tetapi sangat tidak disarankan. Jika Anda menginput jurnal biaya ke Proyek Induk, biayanya akan menggantung dan berpotensi membuat analisis Laba/Rugi turunan Anda menjadi tidak balance. Biasakan High Discipline dengan menginput biaya spesifik ke Proyek Turunan.

3. Transaksi saya dari Accurate POS masuk ke cabang, bisakah cabang tersebut dijadikan Proyek?

Cabang (Branch) dan Proyek (Project) adalah dua fitur berbeda di Accurate Online. Namun, Anda bisa memetakan transaksi dari cabang tertentu agar omzetnya juga dialokasikan untuk masuk ke dalam perhitungan “Proyek Turunan” tertentu untuk analisis yang lebih dalam.

4. Mengapa ada proyek saya yang tiba-tiba berstatus Induk, padahal sebelumnya tidak?

Hal ini biasanya terjadi karena ada user yang tidak sengaja membuat proyek baru dan memilih nama proyek Anda yang lama di kolom “Sub Proyek Dari”. Hapus tautan sub-proyek tersebut untuk mengembalikan statusnya.

5. Bisakah Tim Ahli Cawang mengevaluasi database saya yang sudah terlanjur berantakan hierarkinya?

Tentu. Sebagai partner resmi, kami berpengalaman membantu melakukan restrukturisasi database klien, merapikan hierarki proyek dari awal agar pembukuan Anda kembali rapi dan berstandar pajak.

Penutup & CTA

Analisis proyek yang tajam berawal dari pemahaman hierarki sistem yang tepat. Jangan biarkan omzet proyek Anda terlihat kacau hanya karena salah menampilkan parameter!

Yuk, Konsultasi Sekarang dan Rasakan Bedanya!

Masih bingung fitur mana yang paling cocok? Tenang, tim kami siap membantu!

Konsultasi bisa dilakukan:

  • Datang langsung ke kantor kami (Area Jakarta Timur)

  • Tim kami hadir ke kantor Anda

  • Sesi demo online/offline

  • Atau cukup live chat melalui website dan WhatsApp kami.

Baca Juga :  Cara Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang: Lengkap dengan Contoh & Penjelasan

Hubungi Kami Sekarang:

WhatsApp: 0851 7975 9914

Telepon: (021) 3883 0037

Email: admin.cawang@cpssoft.com

Coba Gratis 30 Hari: https://bit.ly/coba-gratis-ambassador

Accurate Online