Dalam dunia bisnis, anggaran adalah kunci utama untuk memastikan perusahaan berjalan dengan efisien dan menghindari pemborosan. Dengan perencanaan anggaran yang tepat, perusahaan dapat mengalokasikan dana secara optimal untuk operasional, investasi, dan pengembangan bisnis.
Namun, sebelum menyusun anggaran, penting untuk memahami jenis-jenis anggaran yang diperlukan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis anggaran yang harus dimiliki oleh perusahaan agar tetap stabil dan berkembang. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
Pengertian Anggaran
Anggaran adalah rencana keuangan perusahaan yang disusun dalam jangka waktu tertentu. Anggaran digunakan untuk mengendalikan dan mengalokasikan dana agar sesuai dengan kebutuhan bisnis, serta memastikan perusahaan tetap berada di jalur yang benar dalam mencapai visi dan misinya.
Secara umum, anggaran dibuat dalam periode satu tahun atau lebih dan digunakan untuk mengestimasi pengeluaran serta pemasukan perusahaan.
Fungsi Anggaran Perusahaan
Anggaran memiliki beberapa fungsi utama dalam pengelolaan keuangan perusahaan, antara lain:
- Perencanaan Keuangan Membantu perusahaan mengalokasikan dana untuk berbagai aktivitas operasional, investasi, dan pengembangan bisnis.
- Pengendalian Keuangan Berfungsi sebagai batasan agar pengeluaran tidak melebihi jumlah yang telah dianggarkan.
- Evaluasi Kinerja Dengan membandingkan realisasi keuangan dengan anggaran yang disusun, perusahaan dapat mengevaluasi efisiensi dan efektivitas penggunaan dana.
- Pengambilan Keputusan Anggaran menyediakan data keuangan yang berguna untuk keputusan strategis perusahaan.
- Koordinasi dan Komunikasi Memfasilitasi komunikasi antar-departemen agar setiap unit kerja memahami tujuan keuangan perusahaan.
Manfaat Anggaran Perusahaan
Manfaat dari anggaran perusahaan sangatlah besar, di antaranya:
- Membantu Perencanaan: Memastikan setiap departemen memiliki panduan alokasi sumber daya yang jelas.
- Pengendalian Pengeluaran: Mencegah pemborosan dan memastikan efisiensi penggunaan dana.
- Meningkatkan Efisiensi: Memastikan operasional berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
- Mendukung Pengambilan Keputusan: Memberikan gambaran keuangan yang jelas untuk keputusan bisnis.
- Memfasilitasi Evaluasi Kinerja: Membantu perusahaan mengukur pencapaian dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
Jenis-Jenis Anggaran yang Harus Dimiliki Perusahaan
Berikut ini adalah 16 jenis anggaran yang wajib dimiliki oleh perusahaan agar keuangan tetap sehat:
- Anggaran Penjualan Memuat prediksi penjualan di masa mendatang, termasuk harga, jumlah, dan strategi penjualan.
- Anggaran Produksi Berisi rencana jumlah unit produk yang akan diproduksi berdasarkan proyeksi penjualan.
- Anggaran Biaya Produksi Mencakup semua biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi.
- Anggaran Biaya Bahan Baku Menyusun perencanaan kebutuhan bahan baku untuk memastikan produksi berjalan lancar.
- Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung Menghitung upah tenaga kerja yang langsung terlibat dalam proses produksi.
- Anggaran Overhead Pabrik Meliputi biaya tambahan seperti listrik, air, bahan tambahan, dan pemeliharaan mesin produksi.
- Anggaran Persediaan Menentukan jumlah dan nilai persediaan barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.
- Anggaran Program Mengalokasikan dana untuk program atau proyek tertentu dalam perusahaan, seperti riset dan pengembangan.
- Anggaran Pertanggungjawaban Disusun berdasarkan pusat tanggung jawab dalam perusahaan untuk mengontrol pengeluaran setiap departemen.
- Anggaran Pengeluaran Modal Mengatur investasi jangka panjang seperti pembelian aset tetap atau ekspansi bisnis.
- Anggaran Kas Menganalisis arus kas masuk dan keluar untuk memastikan likuiditas perusahaan tetap terjaga.
- Anggaran Laba-Rugi Memproyeksikan laba dan rugi dalam periode tertentu berdasarkan pemasukan dan pengeluaran perusahaan.
- Anggaran Neraca Berisi perencanaan mengenai aset, utang, dan modal perusahaan di awal dan akhir periode.
- Anggaran Posisi Keuangan Menyusun rencana perubahan aset dan kewajiban untuk menjaga kesehatan finansial perusahaan.
- Anggaran Operasional Mengatur semua biaya operasional yang terkait dengan aktivitas bisnis sehari-hari.
- Anggaran Modal Digunakan untuk perencanaan investasi besar yang bertujuan meningkatkan kapasitas atau daya saing perusahaan.
Kesimpulan
Anggaran adalah alat penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dengan menyusun anggaran yang baik, perusahaan dapat mengontrol keuangan, meningkatkan efisiensi, dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Setiap jenis anggaran memiliki peranannya masing-masing, mulai dari perencanaan produksi, pengeluaran operasional, hingga investasi jangka panjang. Oleh karena itu, pastikan perusahaan Anda memiliki sistem anggaran yang terstruktur agar tetap kompetitif di pasar.
Untuk mempermudah penyusunan anggaran dan laporan keuangan, gunakan software akuntansi seperti Accurate Online yang dapat memberikan data akurat dan memudahkan pengelolaan keuangan bisnis Anda.